Salah satu mi instan Indomie sangat digemari dan
populer oleh seluruh masyarakat di Indonesia. Di setiap warung kopi kita pasti
melihat masyarakat menyantap Indomie.
Tidak hanya di Indonesia, produk yang diproduksi
oleh PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) juga populer di luar negeri
seperti di Eropa, Asia, Amerikan, dan Afrika.
Hingga saat ini, Indomie hadir di 100 negara, dari
jumlah itu, 80 negara di antaranya merupakan tujuan ekspor dari Indonesia.
Salah satu negaranya adalah Nigeria.
Saat ini, Indomie sangat populer di Indonesia.
Bahkan, Indomie dijadikan salah satu makanan pokok di negara yang terletak di
barat Afrika ini.
Namun apa alasan Indomie sangat digemari di Nigeria?
Direktur Indofood, Franciscus Welirang mengatakan,
perjalanan awal Indomie di Afrika berasal dari Nigeria. Sejak tahun 1988
Indomie telah masuk dan dipasarkan di Nigeria.
Selain itu, kata Welirang, Indomie juga menjadi
pionir mi instan yang pertama kali ada di Nigeria. Sehingga, dengan varian rasa
yang bermacam-macam, Indomie menjadi populer di Negeria.
"Mulanya hadirnya kan di sana (Nigeria),
Sehingga jadi pionir," ujar Welirang, Jumat (2/6/2017).
Pasar mi instan Indomie di Nigeria juga sangat
dominan. Perseroan mencatat pangsa pasar Indomie di Nigeria mencapai 70 persen.
Terdapat empat varian rasa yang dipasarkan di
Nigeria, diantaranya, Chicken Flavour (Rasa Ayam), Onion Chicken Flavour (Rasa
Ayam Bawang), Pepper Chicken Flavour (Rasa Ayam Lada), dan Oriental Fried
Noodles (Mi Goreng Oriental)
Saat ini juga, di Nigeria ada 16 produsen mie
instan. Namun, Indomie tetap dipandang sebagai merek yang mendominasi.
Di Nigeria, Indomie diproduksi oleh Dufil, yang
memiliki setidaknya tiga pabrik yang memproduksi mie dengan menggunakan mesin
mutakhir.
"Indomie tidak hanya ada di Nigeria saja,
tetapi di Mesir juga ada," pungkas dia.
No comments:
Post a Comment