PERKEMBANGAN HARDWARE DAN SOFTWARE
Perkembangan hardware komputer semakin cepat dari
yang sederhana sampai ke hardware yang paling kompleks. Namun dilihat dari sejarahnya,
perkembangan komputer diawali oleh kebutuhan untuk melakukan pemrosesan data
secara lebih mudah, walaupun prinsip itu tetap berlaku, namun akhir-akhir ini
kelihatannya perkembangan hardware komputer lah yang mampu menciptakan
“kebutuhan-kebutuhan” dan peluang baru, sebagai contoh: ketika ditemukan
komponen-komponen hardware yang lebih kecil dan ipod muncul maka tercipta
kebutuhan baru di dunia musik, hal ini juga mampu merubah kondisi industri
musik itu sendiri. Evolusi software secara garis besar diklasifikasikan menjadi
era belum adanya computer dan setelah adanya computer. Sebelum adanya computer
dibagi menjadi era primitive dan era mekanis. Sedangkan pada era setelah adanya
computer, evolusi software mengikuti evolusi hardware komputer itu sendiri. Era software sebelum adanya komputer
diklasifikasikan menjadi dua era yaitu :
Era primitive (± 300 SM) di mana software dibuat dengan melakukan
petunjuk-petunjuk sederhana dengan menggunakan kode gerak sejenis semaphore. Era
Mekanis (1840-1930-an) yang diterapkan pada peralatan Anatycal Engine dan
pemakaian mesin kartu plong (punch card).
Sedangkan era software setelah adanya komputer yang berarti menggunakan
teknologi elektronis, dibagi menjadi era pioneer, era stabil, era mikro, dan
era modern.
A.) Era Pioneer (1940-1960)
Bentuk software masih berupa sambungan-sambungan
kabel ke antar bagian komputer dan berbentuk kartu punch (plong). Cirri-ciri
lain dari era pioneer ini adalah masih menggunakan proses yang terkelompok
(batch), distribusi terbatas, dan diproduksi untuk keperluan khusus.
B.) Era Stabil (1960-1980)
Komputer sudah diproduksi secara massal dan software
sudah bisa menjalankan beberapa fungsi proses secara kelompok (multitasking).
ciri lain yang dapat digunakan untuk menyelesaikan banyak pengguna (multiuser)
secara cepat dan langsung (real time), produk software bisa digunakan secara
terpisah, sudah menggunakan system database.
C.) Era Mikro (1980-1990)
Software diproduksi untuk kebutuhan komputer
jaringan (networking) dan tersebar (distributed), harganya murah sehingga
banyak digunakan untuk kebutuhan pribadi (home), bersifat otomasi untuk
kecerdasan buatan (artificial intelligent).
D.) Era Modern ( 1990-?)
Memiliki ciri software berbasis multimedia, desktop
dan portable, berteknologi objek, system pakar, pemrosesan parallel, dan dapat
berkomunikasi dengan jaringan global.
1.
SEJARAH HARDWARE DAN SOFTWARE
Dibedakan dalam 2 periode perkembangan (periode sebelum
tahun 1940 dan sesudah 1940) Sebelum tahun 1940 dikatakan sebagai evolusi
komputer dengan teknologi mekanik.
1.1
HARDWARE
A.) Komputer
Generasi Pertama (1940-1959).
ENIAC (Electronic Numerical Integrator and
Calculator), merupakan komputer pertama yang digunakan untuk keperluan umum. Proposal
ENIAC dirancang pada tahun 1942 dan mulai di buat pada tahun 1943 oleh Dr. John
Mauchy dan John Presper Eckert di Moore School of Electrical Engineering
(University of Pennsylvania) dan baru selesai pada tahun 1946. Komputer
Komersial pertama: UNIVAC pada tahun 1950 yang dikeluarkan oleh perusahaan IBM
dan Sperry yang digunakan pertama kali untuk keperluan kalkulasi sensus AS
tahun 1951 dan dioperasikan sampai tahun 1963. IBM memproduksi IBM 605 dan IBM
701 tahun 1953 yang berorientasi pada aplikasi bisnis dan merupakan komputer
yang paling populer sampai dengan tahun 1959. IBM 705 dikeluarkan untuk
mengantikan IBM 701.
Ciri-ciri Komputer Generasi Pertama
:
Berukuran sangat besar, untuk penempatannya
membutuhkan ruang 500 m2 dengan
menggunakan 18.000 tabung hampa udara, 75.000 relay dan saklar, 10.000
kapasitor dan 70.000 resistor. Ketika di operasikan membutuhkan daya listrik sebesar
140 kilowatt dengan berat lebih dari 30 ton dan menempati ruangan sekitar 167
m2.
B.) Komputer
Generasi Kedua (1959-1964).
Pada tahun 1948 tiga orang fisikawan: Walter Houser
Brattain, Jhonw Barden, dan William Brandford menemukan transistor yang
menggantikan tabung hampa (vacuum tube). Penggunaan transistor membuat ukuran
mesin elektrik menjadi lebih kecil. Pada tahun 1956 komputer mulai menggunakan
transistor sebagai processornya, mengawali perkembangan komputer generasi kedua.
Selain transistor, penemuan lain yang mempengaruhi komputer perkembangan
komputer generasi kedua adalah memori inti magnetik. Penemuan – penemuan ini
selain membuat komputer generasi kedua
lebih kecil, juga menjadi lebih cepat, dan lebih hemat energi daripada
komputer generasi pertama. Komputer generasi kedua juga sudah menggunakan
Bahasa Assembly yang menggunakan singatan-singkatan, untuk menggantikan kode biner; kode yang digunakan
dalam bahasa mesin.
Mesin pertama yang memanfaatkan teknologi ini adalah
supercomputer, yaitu Super computer bernama Strecth yang dicptakan IBM, dan
super computer LARC yang diciptakan Sprery-Rand. LARC dikembangkan untuk
penelitian atom, sehingga memiliki kemampuan untuk menangaji data yang besar.
Namun mesin komputer ini menjadi sangat mahal dan cenderung terlalu kompleks
untuk ukuran bisnis, sehingga tidak populer. Hanya ada dua LARC yang pernah
dipasang dan digunakan, yaitu di California (Lawrence Radiation Labs) dan di
Washington D.C. (US Navy Research and Development Center).
Komputer generasi kedua yang sukses di bidang bisnis
baru mulai bermunculan di awal tahun 1960-an. Selain telah sepenuhnya menggunakan
transistor yang membuat ukurannya lebih kecil, komputer generasi ini juga telah
memiliki komponen eksternal seperti printer, tempat penyimpanan dalam bentuk
disket, serta komponen lain seperti sistem operasi, dan program yang dapat
diasosiasikan dengan komputer generasi sekarang.
Bahasa pemogramman komputer generasi kedua yang
menggunakan bahasa tingkat tinggi, mempermudah pemograman dan pengaturan
komputer. Ditambah program yang tersimpan dalam komputer generasi kedua itu
sendiri, memberikan fleksibilitas kepada komputer. Sehingga kinerja komputer
generasi kedua dapat ditingkatkan dengan harga yang pantas. Komputer generasi
kedua dapat digunakan untuk mencetak faktur pembelian, menjalankan desain
produk, menghitung daftar gaji, dkk. Maka tak aneh jika hampir seluruh
perusahaan bisnis besar pada tahun 1965, menggunakan komputer untuk memproses
informasi keuangannya. Komputer penting pada masa ini adalah IBM 1401.
Komputer Generasi Kedua ditandai dengan ciri-ciri
sebagai berikut:
·
Menggunakan
teknologi sirkuit berupa transistor dan diode untuk mengantikan tabung vakum
·
Sudah
menggunakan bahasa pemrograman tingkat tinggi seperti FORTAN dan COBOL
·
Kapasitas memori
utama dikembangkan dari Magnetic Core Storage
·
Menggunakan
simpanan luar berupa magnetic tape dan magnetic disk
·
Kemampuan
melakukan proses real time dan real sharing
·
Ukuran fisiknya
sudah lebih kecil dari generasi pertama
·
Proses operasi
sudah lebih cepat, yaitu bisa melakukan jutaan operasi per detik
·
Kebutuhan akan
daya listrik lebih kecil
·
Orientasinya
program tidak lagi tertuju pada aplikasi bisnis, tetapi juga sudah ke aplikasi
teknik.
C.) Komputer
Generasi Ketiga (1964-1970)
Komputer
Generasi Ketiga menggunakan teknologi Integrated Circuit (IC) hingga generasi
sekarang. IC di buat pertama kali oleh Texas Instruments dan Fairchild
Semiconductor pada tahun 1959 yang hanya berisi enam transistor dan sekarang
IC memiliki miliaran transistor. Contoh
Komputer Generasi III adalah: IBM S/360, UNIVAC 1108, UNIVAC 9000, NCR Century,
GE 600, CDC 3000.
Komputer
Generasi Ketiga ditandai dengan ciri-ciri sebagai berikut:
·
Karena
menggunakan IC maka kinerja komputer menjadi lebih cepat dan tepat. Kecepatan
hampir 10.000 kali lebih cepat dari komputer generasi pertama
·
Peningkatan dari
sisi software
·
Kapasitas memori
lebih besar dan dapat menyimpan ratusan ribu karakter (sebelumnya hanya puluhan
ribu)
·
Menggunakan
media penyimpan luar disk magnetik yang sifat pengaksesan datanya secara acak
dengan kapasitas jutaan karakter
·
Penggunaan
listrik yang lebih hemat
·
Kemampuan untuk
melakukan multiprosesing dan multitasking
·
Telah
menggunakan terminal visual display dan dapat mengeluarkan suara
·
Harga yang
semakin murah
·
Kemampuan untuk
melakukan komunikasi dengan komputer lain.
D.) Komputer
Generasi Keempat (1970-1980an)
Komputer Generasi Keempat adalah lanjutan dari
Generasi ke 3. Bedanya komputer GIV mengunakan IC yang lebih kompleks dan
terintegrasi. Large Scale Integration – Bipolar LSI – Very LSI à yang dapat
menampung ribuan hingga ratusan ribu IC. Tahun 1971 INTEL memperkenalkan
microkomputer 4 bit yang menggunakan chip prosesor dengan nama 4004 yang berisi
230 transistor dan berjalan pada 108 KHz dan dapat mengeksekusi 60.000 operasi
per detik. Tahun 1972 INTEL memperkenalkan mikrokomputer 8008 yang memproses 8
bit informasi pada satu waktu. 1974 INTEL membuat Prosesor 8080 untuk tujuan
umum pertama kali. Pada Generasi Keempat tampilan monitor masih satu warna (green
color). Komputer Generasi Ke empat adalah IBM 370, Apple I dan Apple II,
PDP-11, VisiCalc dan Altair yang menggunakan prosesor Intel 8080 dengan sistem
Operasi CP/M (Control Program for dengan Bahasa Pemrograman BASIC.
1.2
SOFTWARE
Berdasarkan perkembangannya perangkat lunak sampai
dengan sekarang dibagi menjadi beberapa era yaitu :
A.) Era Pemula
(Pioneer)
Bentuk perangkat lunak pada awalnya adalah
sambungan-sambungan kabel ke antar bagian dalam komputer, Pada era ini,
perangkat lunak merupakan satu kesatuan dengan perangkat kerasnya.
B.) Era Stabil
Pada
era stabil penggunaan komputer sudah banyak di gunakan, tidak hanya oleh
kalangan peneliti dan akademi saja, tetapi juga oleh kalangan industri /
perusahaan. Perusahaan perangkat lunak bermunculan, dan sebuah perangkat lunak
dapat menjalankan beberapa fungsi perangkat lunak mulai bergeser menjadi sebuah
produk. Baris-baris perintah perangkat lunak yang di jalankan oleh komputer
bukan lagi satu-satu, tapi sudah seperti banyak proses yang di lakukan secara
serempak (multi tasking). Sebuah perangkat lunak mampu menyelesaikan banyak
pengguna (multi user) secara cepat/langsung (real time). Pada era ini mulai di
kenal sistem basis data, yang memisahkan antara program (pemroses) dengan data
(yang di proses).
C.) Era Mikro
Era
Mikro Sejalan dengan semakin luasnya PC dan jaringan komputer di era ini,
perangkat lunak juga berkembang untuk memenuhi kebutuhan perorangan. Perangkat
lunak dapat di bedakan menjadi perangkat lunak sistem yang bertugas menangani
internal dan perangkat lunak aplikasi yang di gunakan secara langsung oleh
penggunanya untuk keperluan tertentu. Automatisasi yang ada di dalam perangkat
lunak mengarah ke suatu jenis kecerdasan buatan.
D.) Era Modern
Era
Modern Saat ini perangkat lunak sudah terdapat di mana-mana, tidak hanya pada
sebuah superkomputer dengan 25 processor-nya, sebuah komputer genggampun telah
di lengkapi dengan perangkat lunak yang dapat di sinkronkan dengan PC. Tingkat
kecerdasan yang ditunjukkan oleh perangkat lunak pun semakin meningkat, selain
permasalahan teknis, perangkat lunak sekarang mulai bisa mengenal suara dan
gambar.
2.
PENGERTIAN HARDWARE DAN SOFTWARE
A.
Definisi Dari Hardware
Pengertian dari hardware atau dalam bahasa
indonesia-nya disebut juga dengan nama “perangkat keras” adalah salah satu
komponen dari sebuah komputer yang sifat alat nya bisa dilihat dan diraba
secara langsung atau yang berbentuk nyata, yang berfungsi untuk mendukung
proses komputerisasi.
Berdasarkan fungsinya, perangkat keras komputer
dibagi menjadi :
1.
input divice (unit masukan)
2.
Process device (unit Pemrosesan)
3.
Output device (unit keluaran
4.
Backing Storage ( unit penyimpanan)
5.
Periferal ( unit tambahan)
B.
Definisi Dari Software
Pengertian Software komputer adalah sekumpulan data
elektronik yang disimpan dan diatur oleh komputer, data elektronik yang
disimpan oleh komputer itu dapat berupa program atau instruksi yang akan
menjalankan suatu perintah. Fungi software adalah sebagai interaksi antara
perangkat keras dan pengguna .
Perangkat
lunak dibagi menjadi 3 menurut jenisnya, yaitu:
1.
Program Aplikasi (contohnya, Microsoft Office)
2.
Sistem Operasi (contohnya, Microsoft Windows)
3.
Bahasa Pemrograman (yakni Bahasa pemrograman Pascal dan Rakitan)
Jika dilihat dari pendistribusiannya, software
sendiri dibagi menjadi beberapa macam, yaitu:
1. Software berbayar.
Software
berbayar biasanya dirancang khusus untuk tujuan bisnis. Artinya jika anda
inginmenggunakannya, maka anda harus membayar sejumlah uang untuk
menggunakannya. Contoh dari software berbayar, yaitu: Microsoft Windows,
Microsoft Office, Adobe Photoshop, dan lain-lain.
2. Open Source Software
Open
Source software ini lahir dari kebebasan berkarya. Pada program ini sebuah
komunitas mendapat kebebasan untuk belajar, merevisi ulang, mengutak-atik dan
tentunya dengan tanggung jawab atas apa yang dilakukan.
3. Free Software
Merupakan
software yang memberikan kebebasan untuk menjalankan program, menyebarluaskan
agar dapat dinikmati oleh khalayak umum, mempelajari agar program dapat bekerja
sesuai dengan kebutuhan, mengubah dan meningkatkan kinerja perangkat lunak.
4. Shareware.
Ada
beberapa kemungkinan dalam pendistribusian Shareware ini. Shareware umumnya
merupakan program yang didistribusikan dengan batas tertentu, bila ingin
mendapatkan fitur-fitur lebih, maka kita harus mengeluarkan sejumlah uang untuk
membayarnya.
Atau
bisa juga digunakan untuk evaluasi terhadap suatu produk untuk menambahkan
fitir-fitur tertentu yang lebih baik lagi. Shareware bisa juga sebagi bahan uji
coba ketika kita ingin membeli suatu software, jika kita merasa cocok maka kita
tidak akan ragu lagi membelinya.
5. Freeware.
Merupakan
software yang mempunyai hak cipta yang gratis digunakan tanpa batas waktu. Atau
dalam definisi lain disebutkan bahwa Freeware merupakan program yang
didistribusikan gratis tanpa biaya tambahan.
Sumber :
Sumber :
- http://fiqiagan.blogspot.co.id/
- https://dosenit.com/ilmu-komputer/komputer-dasar/komputer-generasi-kedua
- http://yopyrinaldi.blogspot.com/2009/11/sejarah-perkembangan-hardware-komputer.html
- http://sarimuts93.blogspot.co.id/2012/10/artikel-perkembangan-hard-were-dan-soft.html