Wednesday, November 7, 2018

SISTEM PAKAR

Nama : Seliando Marta Wijaya
NPM  : 16116896
Kelas  : 3KA03

DAFTAR PUSTAKA
  • https://www.kajianpustaka.com/2016/10/pengertian-tujuan-dan-struktur-sistem-pakar.html
  • https://azialt.wordpress.com/materi/sistem-paker/tujuan-sistem-pakar/
  • http://frandytifo.blogspot.com/2017/04/definisi-manfaat-kelemahan-dan-konsep.html

Wednesday, October 17, 2018

TEKNOLOGI SISTEM CERDAS

Nama : Seliando Marta Wijaya
NPM  : 16116896
Kelas : 3KA03

DAFTAR PUSTAKA
HTTP://ALFIANSYAHDIMARTY.BLOGSPOT.COM/2016/10/TEKNOLOGI-SISTEM-CERDAS-APA-DAN.HTML
HTTPS://WWW.LINTEKSI.COM/2017/01/MENGENAL-APA-ITU-AI-ATAU-ARTIFICIAL.HTML
HTTP://SUTARJA3.BLOGSPOT.COM/2013/11/PERBEDAAN-KECERDASAN-BUATAN-DAN.HTML
HTTP://ISWANTICHA.BLOGSPOT.COM/2013/04/PENGERTIAN-DAN-SEJARAH-KECERDASAN.HTML

HTTPS://RSINEWSUPDATE.WORDPRESS.COM/2018/05/26/MENGETAHUI-FUNGSI-KAMERA-BERTEKNOLOGI-AI-PADA-SMARTPHONE/

Monday, May 7, 2018

ANALISIS SISTEM TI PADA PT KAI


Service Strategy
Dengan semakin meningkatnya laju pertumbuhan penduduk, mobilisasi pun semakin meningkat. Konsekuensi yang harus ditanggung adalah meningkatnya mobilitas penduduk yang menyebabkan peningkatan kebutuhan akan layanan umum atau public salah satunya seperti layanan sarana dan prasarana transportasi. Kemudahan dan kenyamanan merupakan salah satu factor yang menjadi tuntutan konsumen.
Dengan alasan tersebut PT KERETA API INDONESIA (KAI) (PERSERO) memberikan kemudahan bagi pengguna jasa kereta api (KA). Kemudahan ini berupa layanan pembelian tiket KA melalui online payment yang digunakan pada gerai anjungan tunai mandiri (ATM) Bank yang tergabung dalam ATM Bersama dan ATM Bank lainnya yang tersebar di seluruh Indonesia. Rabu, 26 Januari 2011, PT. KAI dan PT Arta Jasa menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang pembelian tiket melalui sistem jaringan online, di Gedung Jakarta Railway Center (JRC).
Kerjasama ini merupakan upaya PT. KAI untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya memberi kemudahan pengguna jasa KA untuk mendapatkan dan membayar tiket melalui online payment. Mekanisme pembelian ticketing online ini, sebelumnya pelanggan menghubungi contact center KA di no 121 dari telepon rumah atau 021-121 melalui telepon genggam (GSM atau CDMA), dan selanjutnya operator contact center 121 akan memandu sistem pembayaran online sesuai kebutuhan dan keinginan pelanggan.
Selain melalui stasiun, agen tiket, pusat reservasi, layanan online payment ini merupakan alternatif tambahan pilihan calon penumpang untuk mendapatkan dan membayar tiket KA. Sehingga pengguna jasa KA dapat memanfaatkan layanan ini kapan dan dimana saja.
PT. KAI akan terus mengembangkan pelayanan yang mengikuti perkembangan zaman dan menyesuaikan dengan kebutuhan yang diinginkan oleh pelanggan. “Dari pelayanan online ticketing ini, selain memberikan kemudahan kepada pelanggan kami, juga diharapkan dapat mengurangi praktek percaloan tiket KA.
Kerjasama ini sebagai bukti bahwa PT. KAI ingin terus berkembang menjadi penyedia jasa angkutan massal perkeretaapian yang berbasis teknologi informasi mengikuti kebutuhan konsumen.



Service Design
PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah menggunakan teknologi informasi dalam menjalankan bisnisnya. Hal tersebut dapat dilihat dari penyediaan layanan e-ticketing yang telah berjalan sejak tahun 2013. Sistem e-ticketing merupakan inovasi utilisasi teknologi informasi dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang bertujuan untuk memberikan layanan publik terbaik bagi seluruh masyarakat pengguna fasilitas kereta api.
Selain itu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) juga telah memiliki E-ticketing Monitoring Center (EMC) yang dibangun untuk memastikan dan menjamin keberlangsungan sistem dan perangkat secara tersentralisasi. Kedua sistem tersebut didukung oleh berbagai sumber daya dan perangkat elektronik serta proses pembangunan sistem yang responsif terhadap kebutuhan untuk meminimalisir antrian pada loket dan monitoring seluruh perangkat e-ticketing secara tersentralisasi.
Dengan adanya e-ticketing, terdapat 7 kemudahan yang dapat dirasakan oleh pengguna kereta api, yaitu:
1. Tidak perlu antri tiket di stasiun, calon penumpang dapat melakukan reservasi tiket kereta api online dari rumah atau mana saja tanpa perlu antri di stasiun atau proses yang rumit.
2. Pembayaran mudah dan cepat, pembayaran dapat melalui ATM, internet banking, kartu kredit, 137 bank atau outlet PPOB fastpay atau fasttravel.
3. Reservasi dan pemesanan tiket kereta api online di kapan saja dan di mana saja. Cukup menggunakan laptop/computer/HP/gadget yang terhubung dengan internet, maka calon penumpang dapat melakukan reservasi dengan nyaman.
4. Dapat memilih tempat duduk sendiri. Calon penumpang dapat memilih tiket kereta api promo dan reguler, semua bisa memilih tempat duduk di mana saja sesuai selera.
5. Hemat waktu dan biaya. Proses cepat, gratis, diskon tiket & biaya admin yang relatif murah sehingga semuanya menjadi mudah, ringan dan nyaman.
6. Tersedia tiket kereta api untuk semua jurusan. Calon penumpang tidak perlu khawatir semua jurusan ada dalam layanan e-ticketing.
7. Layanan reservasi H-90. Calon penumpang dapat melakukan reservasi untuk perjalanan 90 hari atau 3 bulan yang akan dating, sehingga tidak perlu takut kehabisan tiket kereta api.

SERVICE OPERATION
Perancangan Service Operation meliputi proses incident management, Problem management, dan
perancangan fungsi Service Desk sebagai single point of contact layanan TI. Proses perancangan sendiri dilakukan di layanan angkutan penumpang, khususnya di layanan Rail Ticketing System (RTS) .Hasil perancangan Service Operation dengan framework ITIL Versi 3 pada layanan angkutan penumpang PT Kereta Api Indonesia berupa dokumentasi prosedur untuk Incident Management, Problem Management, dan rancangan arsitekur teknologi untuk Service Desk yang merupakan bentuk rekomendasi bagi PT Kereta Api Indonesia.

SERVICE TRANSITION
Service transition merupakan iterasi yang dilakukan untuk menyesuaikan layanan TI yang akan dikembangkan dengan layanan TI yang telah berjalan di organisasi, melakukan review dan pengecekan terhadap layanan TI yang akan dijalankan. Proses pengecekan dilakukan guna melihat kelemahan atau kekurangan yang muncul untuk diubah kembali sebelum diimplementasikan.
Analisis Kekuatan dan Kelemahan PT Kereta Api (Persero) Indonesia.

Kekuatan :
PT KAI memiliki beberapa kekuatan atau kelebihan, antara lain :
merupakan jasa transportasi yang paling banyak di pergunakan oleh masyarakat, karena cukup ekonomis. memberikan layanan kereta api penumpang dan barang. Hampir semua jalur yang beroperasi memiliki layanan angkutan kereta api penumpang yang dijalankan secara teratur di berbagai daerah.
selain memiliki rangkaian kereta untuk penumpang dan barang, PT KAI juga memiliki kereta wisata.
Kereta Api Kelas Ekonomi masing-masing memiliki nilai strategis terhadap dinamika perekonomian nasional, khususnya untuk menunjang sektor pariwisata.
Untuk menunjang kepariwisataan, PT. KAI memberikan pelayanan carter kereta khusus wisata juga berbagai keperluan seperti : rapat, pesta pernikahan, ulang tahun, dsb di atas Kereta Api menuju berbagai kota tujuan. yang dilengkapi dengan berbagai macam fasilitas yang memuaskan.
Disamping Angkutan Penumpang dan Angkutan Barang, PT. KAI juga memberdayakan aset non produksi untuk dikomersialkan ke pihak eksterna. Untuk pelaksanaan tugas di PT KAI, diperlukan proses pendidikan dan pelatihan secara terprogram dan kontinyu baik di bidang prasarana, sarana, operasional, niaga, maupun manajemen. 

Kelemahan :
Selain memiliki banyak kelebihan, PT KAI juga mempunyai beberapa kelemahan yaitu :
Masalah ketepatan jadwal perjalanan KA masih diwarnai dengan kelambatan, karena pada bagian jalan KA tertentu sedang ada pelaksanaan pekerjaan perbaikan pada komponen jalan rel, baik berupa penggantian rel, bantalan, maupun penambahan balas, sehingga KA harus berjalan perlahan dan berpengaruh terhadap total waktu tempuh.
Rangkaian KA yang ada sekarang masih kurang, jika dibandingkan dengan jumlah penumpang yang sangat banyak. bahkan disetiap gerbong KA selalu kelebihan muatan atau OverLoad dari jumlah kapasitas yang diharuskan.
Pelayanan dan keamanan masih sangat kurang dan perlu di tingkatkan lagi kinerjanya, baik pada saat di stasiun maupun saat di dalam gerbong kereta msaih belum terdapat pelayanan dan keamanan yang memuaskan konsumen.

CONTINUAL SERVICE IMPROVEMENT
Salah satunya yaitu dengan mengurangi waktu pemesanan tiket di loket. Itulah yang dilakukan oleh salah satu daerah operasi PT KAI.
Seperti yang dijelaskan oleh Manajer Komunikasi PT KAI Daerah Operasi 5 Purwokerto, Surono bahwa waktu pelayanan pemesanan di loket-loket stasiun yang semula dimulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB setiap harinya, diubah menjadi pukul 09.00 hingga 16.00 WIB, dengan waktu istirahat selama 45 menit, yakni pukul 12.00 WIB hingga 12.45 WIB.
Untuk stasiun yang hanya dilengkapi satu loket, selama waktu istirahat tidak menerima pesanan tiket. Sementara untuk stasiun yang dilengkapi lebih dari satu loket seperti Stasiun Purwokerto, Kroya, Kutoarjo, Gombong, Kebumen, dan Cilacap, waktu istirahat akan dilaksanakan secara bergilir sehingga masih bisa melayani pemesanan tiket.
Selain itu, di luar jam layanan pemesanan tiket tersebut, loket stasiun hanya akan melayani pembelian tiket go-show atau tiket untuk keberangkatan langsung pada hari itu. Pemangkasan waktu pelayanan pemesanan tiket di loket-loket stasiun tersebut dilaksanakan sebagai upaya untuk mengurangi kepadatan di stasiun dengan tujuan peningkatan pelayanan penumpang.
Bahkan untuk pemesanan tiket melalui kanal eksternal, Surono menjelaskan, PT KAI memberikan diskon sebesar Rp7.500 per tiket, sedangkan biaya pemesanan tiket pada kanal eksternal maksimal sebesar Rp7.500 per satu kode pemesanan yang dapat digunakan untuk maksimal empat tiket sekaligus.
Dalam rangka meningkatkan pelayanan pemesanan tiket KA, kanal penjualan tiket eksternal yang terdiri atas agen tiket, Kantor Pos, Pegadaian, dan gerai minimarket Alfamart, Indomaret, maupun Alfamidi serta jaringan “payment point” akan terus ditingkatkan jumlahnya oleh PT KAI.
Pasalnya, pemesanan tiket KA melalui kanal eksternal dinilai lebih menguntungkan bagi calon penumpang karena dapat menghemat waktu dan biaya ke stasiun.

Referensi :

Tuesday, November 7, 2017

TREND SISTEM INFORMASI/TEKNOLOGI DALAM BIDANG BISNIS


1.1 Penjalasan
Teknologi merupakan alat, teknik, atau cara yang dapat membantu manusia dalam melakukan pekerjaan sehingga pekerjaan menjadi lebih ringan, lebih cepat, lebih baik, atau lebih banyak hasilnya (Haryani, 2001:72). Teknologi telah menyusup ke dalam setiap praktik bisnis serta menciptakan keunggulan dan kemampuan komunikasi yang semakin canggih. Perkembangan teknologikomputer yang cukup dramatis telah menyebabkan perubahan dalam teknologi komunikasi tanpa harus mengubah unsur-unsur dasar proses komunikasi. Kemajuan teknologi dalam komunikasi telah memungkinkan terciptanya kerja sama dengan berbagai pihak, kapan pun dan dimana pun berada. Penggunaan internet, e-mail, voice mail, dan faks memudahkan para pihak untuk bekerja tidak dalam satu lokasi. Bekerja tidak perlu dilakukan di kantor konvensional, tetapi juga bisa di rumah, di jalan, atau di berbagai negara.
Komputer saku dan telepon genggam saat ini sudah cukup dijadikan ruang kerja yang mudah dibawa kemana saja. Teknologi tidak hanya mengubah cara-cara berkomunikasi, tetapi juga mengubah cara kerja. Walaupun demikian, ada beberapa kelemahan dari kemajuan teknologi yang mesti diwaspadai. Menggunakan teknologi komunikasi ketika berada jauh dari kantor menimbulkan kesulitan untuk memisahkan antar kehidupan di kantor dengan kehidupan di rumah. Lebih lanjut lagi, teknologi internet bisa menghasilkan informasi yang berlebihan.
Akibatnya, pelaku bisnis dibanjiri oleh informasi yang jauh lebih banyak daripada yang dapat diproses secara efektif.Teknologi memberikan berbagai pilihan dalam melakukan komunikasi bisnis. Untuk membantu melakukan pemilihan teknologi komunikasi, Bovee dan Thill (2003:29) memberikan pedoman sebagai berikut :
1.      Harapan penerima pesan
Setelah mengetahui siapa  penerima pesan, perlu dipertimbangkan lebih lanjut harapan penerima terhadap teknologi yang digunakan untuk mengirim pesan. Ada yang cukup puas menerima pesan melaluji telepon dan faks saja, tetapi ada pula yang menghendaki agar pesan dikirim melalui e-mail.

2.      Waktu dan biaya
Waktu menjadi faktor penting dalam memilih teknologi yang digunakan. Pesan yang mendesak biasanya dikirim melalui telepon, faks, atau internet dengan biaya yang relatif lebih mahal daripada pengiriman melalui pos. Sementara itu, pesan yang tidak mendesak dan kurang penting bisa dikirim melalui pos saja.

3.      Sifat pesan
Pesan-pesan tertentu yang memerlukan penjelasan rumit dan kompleks akan lebih baik bila disampaikan secara langsung melalui tatap muka. Sementara pesan yang memerlukan gambar tentu tidak tepat jika dikirim melalui telepon.

4.      Perlunya penampilan
Teknologi yang digunakan dalam berkomunikasi seringkali dijadikan salah satu indicator untuk menilai kemajuan perusahaan. Demikian pula untuk tujuan tertentu, pesan bisnis akan lebih baik bila dicetak dengan printer laser di atas kertas yang bermutu daripada dicetak di atas continuous form dengan printer dotmatrix.
Pelaku bisnis diharapkan memiliki ketrampilan dalam memanfaatkan teknologi agar dapat berkomunikasi secara efektif. Kemampuan untuk menangani tantangan teknologi (misalnya kelebihan informasi dan keamanan data) juga sangat diperlukan. Teknologi hendaknya dipergunakan secara bijaksana. Penggunaan teknologi yang membabibuta akan merugikan perusahaan.

1.2 Manfaat
            Dengan kemajuan teknologi yang semakin pesat saat ini, bisa dikatakan teknologi informasi telah memasuki ke segala bidang, salah satunya dibidang bisnis. Bisnis tanpa adanya memanfaatkan teknologi informasi tidak akan bisa maju dan terancam bangkrut. Banyak pelaku bisnis yang memanfaatkan teknologi informasi untuk mendukung kemajuan bisnis dan mendapatkan keuntungan yang diinginkan.

Dengan memanfaatkan teknologi informasi di bidang bisnis akan memberikan dampak positif yang besar untuk jalanya bisnis yang kita bangun. Berikut beberapa manfaat penting teknologi informasi dalam bidang bisnis :
1. Munculnya peluang bisnis baru (E-business), dengan semakin majunya teknologi dan informasi akan mendorong beberapa orang untuk menciptakan beberapa peluang yang sangat menguntungkan dan sebagai modal bisnis yang sangat menguntungkan. Contohnya pemanfaatan kemajuan teknologi dan komunikasi adalah google. Di mana search engine google banyak digunakan untuk mencari sesuatu di internet dan perusahaan google akan mendapatkan banyak keuntungan.

2. Mengurangi biaya produksi dan operasional, kemajuan teknologi dan informasi dapat membantu perusahaan dalam mengurangi biaya produksi sehingga perusahaan akan mendapatkan keuntungan yang besar dengan mengeluarkan pengeluaran yang sedikit. dan mengurangi operasional sehingga perusahaan dapat menambah jumlah produksi di setiap barang produksinya.

3. Mempermudah proses komunikasi dan monitoring setiap karyawan, mempermudah proses komunikasi dan monitoring setiap karyawan yang bekerja, sehingga karyawan tidak perlu repot-repot datang ke ruang rapat dan berkumpul bersama, dan bisa melakukan teleconference untuk saling berkomunikasi mengenai beberapa ide. Hal tersebut membuat rapat menjadi lebih praktis dan juga dapat mengawasi kinerja para karyawan.

4. Akses informasi dan penyebaran informasi, mempublikasikan berita melalui internet dapat tersebar luas dengan cepat dibandingankan dengan enggunakan fax atau pos. Kita dapat menyebar luaskan informasi ke seluruh dunia dan dapat berinteraksi langsung melalui komputer.

5. Komunikasi yang cepat, fasilitas yang ada di internet banyak membuktikan kecepatanya berkomunikasi dengan orang yang dituju, seperti E-mail yang telah banyak digunakan untuk mengirim dan menerima dokumen. Chat atau video conferencing juga mempercepat komunikasi.

Jadi peran perkembangan teknologi informasi pada saat ini tidak bisa dipisahkan dari dunia bisnis, karena perkembangan teknologi informasi dapat memberikan berbagai keuntungan dan kemudahan dalam menjalankan aktivitas bisnis. Namun selain memberikan manfaat dalam bidang bisnis, teknologi infromasi juga dapat disalah gunakan dalam hal yang kurang baik. Oleh karen itu, untuk pengunaannya harus digunakan secara bijak.

1.3 Contoh
            Seiring dengan kemajuan teknologi, hal tersebut banyak manfaat yang sangat berguna bagi kemajuan dan kesejahteraan kehidupan manusia. Salah satu bukti nyata tentang kemajuan teknologi sangat terasa di bidang IT atau teknologi informasi. Berikut ini adalah beberapa kegunaan IT dalam bidang bisnis :

 1.      E-Banking
Kita liat dari susunan katanya saja, e = elektronik dan banking . Artinya sangat luas yaitu aktivitas perbankan yang dijalankan melalui media elektronik, seperti ATM. Internet banking juga dalam lingkup itu, hanya saja lebih khusus dan diistilahkan internet banking. Sedangkan yang menggunakan mobile device seperti via HP dikenal dengan m-banking yang termasuk jenis e-banking juga. E-banking didefinisikan sebagai penghantaran otomatis jasa dan produk bank secara langsung kepada nasabah melalui elektronik, saluran komunikasi interaktif. E-Banking meliputi sistem yang memungkinkan nasabah bank, baik individu ataupun bisnis, untuk mengakses rekening, melakukan transaksi bisnis, atau mendapatkan informasi produk dan jasa bank melalui jaringan pribadi atau publik, termasuk internet. Nasabah dapat mengakses e-banking melalui piranti pintar elektronik seperti komputer/PC, PDA, ATM, atau telepon.

 2.      E- Commerce
Perdagangan elektronik atau e-dagang (bahasa Inggris: Electronic commerce, juga e-commerce) adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-dagang dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis. Industri teknologi informasi melihat kegiatan e-dagang ini sebagai aplikasi dan penerapan dari e-bisnis (e-business) yang berkaitan dengan transaksi komersial, seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management), e-pemasaran (e-marketing), atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange /EDI), dll.
E-dagang atau e-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll. Selain teknologi jaringan www, e-dagang juga memerlukan teknologi basisdata atau pangkalan data (databases), e-surat atau surat elektronik (e-mail), dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-dagang ini.
E-dagang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1994 pada saat pertama kali banner-elektronik dipakai untuk tujuan promosi dan periklanan di suatu halaman-web (website). Menurut Riset Forrester, perdagangan elektronik menghasilkan penjualan seharga AS$12,2 milyar pada 2003. Menurut laporan yang lain pada bulan Oktober 2006, pendapatan ritel online yang bersifat non-travel di Amerika Serikat diramalkan akan mencapai seperempat trilyun dolar US pada tahun 2011.

 3.      M- Dagang
M-dagang atau M-Commerce (Mobile-Commerce, mCommerce) adalah sistem perdagangan elektronik (e-Commerce) dengan menggunakan peralatan portabel/mobile seperti: telepon genggam, telepon pintar, PDA, notebook, dan lain-lain. Pada saat pengguna komputer berpindah dari satu tempat ke tempat lain (sewaktu berada dalam mobil, misalnya), pengguna komputer tersebut dapat melakukan transaksi jual beli produk di Internet dengan menggunakan sistem m-dagang ini. Selain m-dagang, istilah lain yang sering dipakai adalah m-bisnis (Mobile Business atau m-business).
Dasarnya, m-dagang adalah gabungan dari perdagangan elektronik (e-dagang) dengan mobile computing. Bisa dikatakan bahwa m-dagang ini adalah e-dagang yang berada dalam lingkungan nirkabel. Seperti halnya e-dagang pada umumnya, penggunaan m-dagang bisa ditransaksikan melalui Internet, jaringan komunikasi pribadi, kartu pintar, dan infrastruktur lainnya. M-dagang membuka peluang untuk memberikan layanan baru bagi customer yang telah ada, dan untuk menarik customer baru.

 4.      L-Dagang atau L-Commerce
L-dagang atau L-Commerce (Location based-Commerce) adalah sistem perdagangan elektronik (e-Commerce) yang menekankan pada pencarian informasi yang dihasilkan oleh peralatan GPS (Global Positioning Systems) dan satelit. Berbeda dengan m-dagang yang lebih menekankan pada aspek pemakaian peralatan mobile, maka L-dagang bisa menggunakan baik peralatan mobile maupun komputer jenis desktop.
Salah satu contoh yang sering dijumpai dalam L-dagang adalah pencarian informasi mengenai letak restoran yang terdekat dengan tempat pengguna Internet tersebut berada. Contoh lain dari L-dagang adalah sistem penelusuran paket pengiriman barang yang dikirim lewat perusahaan UPS atau Federal Express di Amerika Serikat. Namun sekarang, L-dagang juga sudah mulai dipakai untuk melihat waktu kedatangan bis kota secara tepat di suatu halte bis tertentu, yang sangat bermanfaat pada saat musim dingin yang mencekam tiba. Di bidang bisnis baik perdagangan barang maupun jasa komputer peranan teknologi informasi akan sangat penting untuk kegiatan transaksi baik rutin, periodik, maupun insidental dan menyediakan banyak informasi dengan cepat dan tepat.

 5.      Sistem Informasi Manajemen
Sistem Informasi Manajemen (Management Information System – MIS), merupakan sistem informasi yang sudah banyak diterapkan pada perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan barang dan jasa baik pada perusahaan besar, menengah, atau perusahaan kecil. SIM dapat diterapkan pada semua tingkat atau level manajemen yang ada yaitu manajemen tingkat atas (top management), manajemen tingkat menengah (middle management), dan manajemen tingkat bawah (lower management). Di perusahaan dagang seperti department store, telah dipergunakan mesin cash register (mesin kasir) yang dilengkapi dengan kendali komputer sehingga mesin tersebut dapat dikendalikan oleh pihak manajer hanya dari ruang kerjanya secara cepat dan tepat, untuk scanning barcode kode barang dagangan, menghitung laba rugi, inventaris, dan sebagainya.
Di bidang perbankan, salah satu solusi sistem informasi perbankan telah diperkenalkan oleh perusahaan besar seperti Hewlett-Packard (HP), yang bekerja sama dengan Infosys telah memperkenalkan solusi core banking, yang disebut Finacle kepada bank-bank di Indonesia. Finacle memberikan solusi bagi bank yang ingin melakukan up-grade terhadap sistem yang telah mereka miliki. Dengan menggunakan Finacle, up-grade sistem bisa dilaksanakan dengan resiko investasi maupun kegagalan migrasi yang rendah. Ini penting bagi bank-bank agar mampu menghadapi siklus bisnis yang selalu berubah. Dengan solusi terpadu ini – berupa software dan hardware, jaringan, sistem integrasi, serta opsi consulting dan outsourcing – bank juga akan memiliki nilai tambah sehingga menjadi lebih kompetitif. Perkembangan teknologi informasi telah mempengaruhi kebijakan dan strategi dunia usaha perbankan yang selanjutnya lebih mendorong inovasi dan persaingan di bidang layanan terutama jasa layanan pembayaran melalui bank. Inovasi jasa layanan perbankan yang berbasis teknologi tersebut terus berkembang mengikuti pola kebutuhan nasabah bank. Transaksi perbankan berbasis elektronik, termasuk internet dan menggunakan handphone merupakan bentuk perkembangan penyedia jasa layanan bank yang memberikan peluang usaha baru bagi bank yang berakibat pada perubahan strategi usaha perbankan, dari yang berbasis manusia (tradisional) menjadi berbasis teknologi informasi yang lebih efisien dan praktis bagi bank. Pada perusahaan jasa seperti perbankan komputer digunakan untuk menghitung bunga secara otomatis, transaksi on-line, ATM, dan sebagianya.
Komputer juga banyak digunakan untuk proses akuntansi, melakukan analisis keuangan, neraca, laba-rugi, dan sebagainya. Bahkan ada beberapa software yang secara khusus disediakan untuk operasi akuntansi. Di bidang perhotelan komputer digunakan untuk menentukan jumlah dan jenis kamar yang telah terisi dan masih kosong. Bahkan saat ini pada penjualan pertokoan kecil, usaha kecil dan menengah (UKM), apotek dan bermacam-macam usaha kecil lainnya juga telah banyak menggunakan komputer.

Sumber :
  • http://gilangarfians.blogspot.co.id/2017/01/trend-sistem-informasi-bidang-bisnis.html
  • https://www.kompasiana.com/emijulaikah/manfaat-teknologi-informasi-di-bidang-bisnis_57492108337b61ad0f7fa86a
  • https://nidaasyhdh.wordpress.com/2017/01/03/trend-sistem-teknologi-informasi-masa-kini-dan-masa-depan-dalam-bidang-bisnis/

Tuesday, October 10, 2017

PERKEMBANGAN HARDWARE DAN SOFTWARE

PERKEMBANGAN HARDWARE DAN SOFTWARE

Perkembangan hardware komputer semakin cepat dari yang sederhana sampai ke hardware yang paling kompleks. Namun dilihat dari sejarahnya, perkembangan komputer diawali oleh kebutuhan untuk melakukan pemrosesan data secara lebih mudah, walaupun prinsip itu tetap berlaku, namun akhir-akhir ini kelihatannya perkembangan hardware komputer lah yang mampu menciptakan “kebutuhan-kebutuhan” dan peluang baru, sebagai contoh: ketika ditemukan komponen-komponen hardware yang lebih kecil dan ipod muncul maka tercipta kebutuhan baru di dunia musik, hal ini juga mampu merubah kondisi industri musik itu sendiri. Evolusi software secara garis besar diklasifikasikan menjadi era belum adanya computer dan setelah adanya computer. Sebelum adanya computer dibagi menjadi era primitive dan era mekanis. Sedangkan pada era setelah adanya computer, evolusi software mengikuti evolusi hardware komputer itu sendiri.  Era software sebelum adanya komputer diklasifikasikan menjadi dua era yaitu :  Era primitive (± 300 SM) di mana software dibuat dengan melakukan petunjuk-petunjuk sederhana dengan menggunakan kode gerak sejenis semaphore. Era Mekanis (1840-1930-an) yang diterapkan pada peralatan Anatycal Engine dan pemakaian mesin kartu plong (punch card).  Sedangkan era software setelah adanya komputer yang berarti menggunakan teknologi elektronis, dibagi menjadi era pioneer, era stabil, era mikro, dan era modern.

A.)  Era Pioneer (1940-1960)
Bentuk software masih berupa sambungan-sambungan kabel ke antar bagian komputer dan berbentuk kartu punch (plong). Cirri-ciri lain dari era pioneer ini adalah masih menggunakan proses yang terkelompok (batch), distribusi terbatas, dan diproduksi untuk keperluan khusus.
B.)  Era Stabil (1960-1980)
Komputer sudah diproduksi secara massal dan software sudah bisa menjalankan beberapa fungsi proses secara kelompok (multitasking). ciri lain yang dapat digunakan untuk menyelesaikan banyak pengguna (multiuser) secara cepat dan langsung (real time), produk software bisa digunakan secara terpisah, sudah menggunakan system database.
C.)  Era Mikro (1980-1990)
Software diproduksi untuk kebutuhan komputer jaringan (networking) dan tersebar (distributed), harganya murah sehingga banyak digunakan untuk kebutuhan pribadi (home), bersifat otomasi untuk kecerdasan buatan (artificial intelligent).
D.)  Era Modern ( 1990-?)
Memiliki ciri software berbasis multimedia, desktop dan portable, berteknologi objek, system pakar, pemrosesan parallel, dan dapat berkomunikasi dengan jaringan global.



1.    SEJARAH HARDWARE DAN SOFTWARE
Dibedakan dalam 2 periode perkembangan (periode sebelum tahun 1940 dan sesudah 1940) Sebelum tahun 1940 dikatakan sebagai evolusi komputer dengan teknologi mekanik.

1.1   HARDWARE

A.)  Komputer Generasi Pertama (1940-1959).
ENIAC (Electronic Numerical Integrator and Calculator), merupakan komputer pertama yang digunakan untuk keperluan umum. Proposal ENIAC dirancang pada tahun 1942 dan mulai di buat pada tahun 1943 oleh Dr. John Mauchy dan John Presper Eckert di Moore School of Electrical Engineering (University of Pennsylvania) dan baru selesai pada tahun 1946. Komputer Komersial pertama: UNIVAC pada tahun 1950 yang dikeluarkan oleh perusahaan IBM dan Sperry yang digunakan pertama kali untuk keperluan kalkulasi sensus AS tahun 1951 dan dioperasikan sampai tahun 1963. IBM memproduksi IBM 605 dan IBM 701 tahun 1953 yang berorientasi pada aplikasi bisnis dan merupakan komputer yang paling populer sampai dengan tahun 1959. IBM 705 dikeluarkan untuk mengantikan IBM 701.
Ciri-ciri Komputer Generasi Pertama :
Berukuran sangat besar, untuk penempatannya membutuhkan ruang 500 m2  dengan menggunakan 18.000 tabung hampa udara, 75.000 relay dan saklar, 10.000 kapasitor dan 70.000 resistor. Ketika di operasikan membutuhkan daya listrik sebesar 140 kilowatt dengan berat lebih dari 30 ton dan menempati ruangan sekitar 167 m2.

B.)  Komputer Generasi Kedua (1959-1964).
Pada tahun 1948 tiga orang fisikawan: Walter Houser Brattain, Jhonw Barden, dan William Brandford menemukan transistor yang menggantikan tabung hampa (vacuum tube). Penggunaan transistor membuat ukuran mesin elektrik menjadi lebih kecil. Pada tahun 1956 komputer mulai menggunakan transistor sebagai processornya, mengawali perkembangan komputer generasi kedua. Selain transistor, penemuan lain yang mempengaruhi komputer perkembangan komputer generasi kedua adalah memori inti magnetik. Penemuan – penemuan ini selain membuat komputer generasi kedua  lebih kecil, juga menjadi lebih cepat, dan lebih hemat energi daripada komputer generasi pertama. Komputer generasi kedua juga sudah menggunakan Bahasa Assembly yang menggunakan singatan-singkatan, untuk  menggantikan kode biner; kode yang digunakan dalam bahasa mesin.
Mesin pertama yang memanfaatkan teknologi ini adalah supercomputer, yaitu Super computer bernama Strecth yang dicptakan IBM, dan super computer LARC yang diciptakan Sprery-Rand. LARC dikembangkan untuk penelitian atom, sehingga memiliki kemampuan untuk menangaji data yang besar. Namun mesin komputer ini menjadi sangat mahal dan cenderung terlalu kompleks untuk ukuran bisnis, sehingga tidak populer. Hanya ada dua LARC yang pernah dipasang dan digunakan, yaitu di California (Lawrence Radiation Labs) dan di Washington D.C. (US Navy Research and Development Center).
Komputer generasi kedua yang sukses di bidang bisnis baru mulai bermunculan di awal tahun 1960-an. Selain telah sepenuhnya menggunakan transistor yang membuat ukurannya lebih kecil, komputer generasi ini juga telah memiliki komponen eksternal seperti printer, tempat penyimpanan dalam bentuk disket, serta komponen lain seperti sistem operasi, dan program yang dapat diasosiasikan dengan komputer generasi sekarang.
Bahasa pemogramman komputer generasi kedua yang menggunakan bahasa tingkat tinggi, mempermudah pemograman dan pengaturan komputer. Ditambah program yang tersimpan dalam komputer generasi kedua itu sendiri, memberikan fleksibilitas kepada komputer. Sehingga kinerja komputer generasi kedua dapat ditingkatkan dengan harga yang pantas. Komputer generasi kedua dapat digunakan untuk mencetak faktur pembelian, menjalankan desain produk, menghitung daftar gaji, dkk. Maka tak aneh jika hampir seluruh perusahaan bisnis besar pada tahun 1965, menggunakan komputer untuk memproses informasi keuangannya. Komputer penting pada masa ini adalah IBM 1401.

Komputer Generasi Kedua ditandai dengan ciri-ciri sebagai berikut:
·         Menggunakan teknologi sirkuit berupa transistor dan diode untuk mengantikan tabung vakum
·         Sudah menggunakan bahasa pemrograman tingkat tinggi seperti FORTAN dan COBOL
·         Kapasitas memori utama dikembangkan dari Magnetic Core Storage
·         Menggunakan simpanan luar berupa magnetic tape dan magnetic disk
·         Kemampuan melakukan proses real time dan real sharing
·         Ukuran fisiknya sudah lebih kecil dari generasi pertama
·         Proses operasi sudah lebih cepat, yaitu bisa melakukan jutaan operasi per detik
·         Kebutuhan akan daya listrik lebih kecil
·         Orientasinya program tidak lagi tertuju pada aplikasi bisnis, tetapi juga sudah ke aplikasi teknik.

C.)  Komputer Generasi Ketiga (1964-1970)

Komputer Generasi Ketiga menggunakan teknologi Integrated Circuit (IC) hingga generasi sekarang. IC di buat pertama kali oleh Texas Instruments dan Fairchild Semiconductor pada tahun 1959 yang hanya berisi enam transistor dan sekarang IC  memiliki miliaran transistor. Contoh Komputer Generasi III adalah: IBM S/360, UNIVAC 1108, UNIVAC 9000, NCR Century, GE 600, CDC 3000.


Komputer Generasi Ketiga ditandai dengan ciri-ciri sebagai berikut:
·         Karena menggunakan IC maka kinerja komputer menjadi lebih cepat dan tepat. Kecepatan hampir 10.000 kali lebih cepat dari komputer generasi pertama
·         Peningkatan dari sisi software
·         Kapasitas memori lebih besar dan dapat menyimpan ratusan ribu karakter (sebelumnya hanya puluhan ribu)
·         Menggunakan media penyimpan luar disk magnetik yang sifat pengaksesan datanya secara acak dengan kapasitas jutaan karakter
·         Penggunaan listrik yang lebih hemat
·         Kemampuan untuk melakukan multiprosesing dan multitasking
·         Telah menggunakan terminal visual display dan dapat mengeluarkan suara
·         Harga yang semakin murah
·         Kemampuan untuk melakukan komunikasi dengan komputer lain.

D.)  Komputer Generasi Keempat (1970-1980an)
Komputer Generasi Keempat adalah lanjutan dari Generasi ke 3. Bedanya komputer GIV mengunakan IC yang lebih kompleks dan terintegrasi. Large Scale Integration – Bipolar LSI – Very LSI à yang dapat menampung ribuan hingga ratusan ribu IC. Tahun 1971 INTEL memperkenalkan microkomputer 4 bit yang menggunakan chip prosesor dengan nama 4004 yang berisi 230 transistor dan berjalan pada 108 KHz dan dapat mengeksekusi 60.000 operasi per detik. Tahun 1972 INTEL memperkenalkan mikrokomputer 8008 yang memproses 8 bit informasi pada satu waktu. 1974 INTEL membuat Prosesor 8080 untuk tujuan umum pertama kali. Pada Generasi Keempat tampilan monitor masih satu warna (green color). Komputer Generasi Ke empat adalah IBM 370, Apple I dan Apple II, PDP-11, VisiCalc dan Altair yang menggunakan prosesor Intel 8080 dengan sistem Operasi CP/M (Control Program for dengan Bahasa Pemrograman BASIC.


1.2   SOFTWARE
Berdasarkan perkembangannya perangkat lunak sampai dengan sekarang dibagi menjadi beberapa era yaitu :



A.)  Era Pemula (Pioneer)
Bentuk perangkat lunak pada awalnya adalah sambungan-sambungan kabel ke antar bagian dalam komputer, Pada era ini, perangkat lunak merupakan satu kesatuan dengan perangkat kerasnya.
B.)  Era Stabil
Pada era stabil penggunaan komputer sudah banyak di gunakan, tidak hanya oleh kalangan peneliti dan akademi saja, tetapi juga oleh kalangan industri / perusahaan. Perusahaan perangkat lunak bermunculan, dan sebuah perangkat lunak dapat menjalankan beberapa fungsi perangkat lunak mulai bergeser menjadi sebuah produk. Baris-baris perintah perangkat lunak yang di jalankan oleh komputer bukan lagi satu-satu, tapi sudah seperti banyak proses yang di lakukan secara serempak (multi tasking). Sebuah perangkat lunak mampu menyelesaikan banyak pengguna (multi user) secara cepat/langsung (real time). Pada era ini mulai di kenal sistem basis data, yang memisahkan antara program (pemroses) dengan data (yang di proses).
C.)  Era Mikro
Era Mikro Sejalan dengan semakin luasnya PC dan jaringan komputer di era ini, perangkat lunak juga berkembang untuk memenuhi kebutuhan perorangan. Perangkat lunak dapat di bedakan menjadi perangkat lunak sistem yang bertugas menangani internal dan perangkat lunak aplikasi yang di gunakan secara langsung oleh penggunanya untuk keperluan tertentu. Automatisasi yang ada di dalam perangkat lunak mengarah ke suatu jenis kecerdasan buatan.
D.)  Era Modern
Era Modern Saat ini perangkat lunak sudah terdapat di mana-mana, tidak hanya pada sebuah superkomputer dengan 25 processor-nya, sebuah komputer genggampun telah di lengkapi dengan perangkat lunak yang dapat di sinkronkan dengan PC. Tingkat kecerdasan yang ditunjukkan oleh perangkat lunak pun semakin meningkat, selain permasalahan teknis, perangkat lunak sekarang mulai bisa mengenal suara dan gambar.

2.    PENGERTIAN HARDWARE DAN SOFTWARE

A.   Definisi Dari Hardware
Pengertian dari hardware atau dalam bahasa indonesia-nya disebut juga dengan nama “perangkat keras” adalah salah satu komponen dari sebuah komputer yang sifat alat nya bisa dilihat dan diraba secara langsung atau yang berbentuk nyata, yang berfungsi untuk mendukung proses komputerisasi.
Berdasarkan fungsinya, perangkat keras komputer dibagi menjadi :

1. input divice (unit masukan)
2. Process device (unit Pemrosesan)
3. Output device (unit keluaran
4. Backing Storage ( unit penyimpanan)
5. Periferal ( unit tambahan)

B.   Definisi Dari Software
Pengertian Software komputer adalah sekumpulan data elektronik yang disimpan dan diatur oleh komputer, data elektronik yang disimpan oleh komputer itu dapat berupa program atau instruksi yang akan menjalankan suatu perintah. Fungi software adalah sebagai interaksi antara perangkat keras dan pengguna .
 Perangkat lunak dibagi menjadi 3 menurut jenisnya, yaitu:
1. Program Aplikasi (contohnya, Microsoft Office)
2. Sistem Operasi (contohnya, Microsoft Windows)
3. Bahasa Pemrograman (yakni Bahasa pemrograman Pascal dan Rakitan)

Jika dilihat dari pendistribusiannya, software sendiri dibagi menjadi beberapa macam, yaitu:
1. Software berbayar.
Software berbayar biasanya dirancang khusus untuk tujuan bisnis. Artinya jika anda inginmenggunakannya, maka anda harus membayar sejumlah uang untuk menggunakannya. Contoh dari software berbayar, yaitu: Microsoft Windows, Microsoft Office, Adobe Photoshop, dan lain-lain.
2. Open Source Software
Open Source software ini lahir dari kebebasan berkarya. Pada program ini sebuah komunitas mendapat kebebasan untuk belajar, merevisi ulang, mengutak-atik dan tentunya dengan tanggung jawab atas apa yang dilakukan.
3. Free Software
Merupakan software yang memberikan kebebasan untuk menjalankan program, menyebarluaskan agar dapat dinikmati oleh khalayak umum, mempelajari agar program dapat bekerja sesuai dengan kebutuhan, mengubah dan meningkatkan kinerja perangkat lunak.
4. Shareware.
Ada beberapa kemungkinan dalam pendistribusian Shareware ini. Shareware umumnya merupakan program yang didistribusikan dengan batas tertentu, bila ingin mendapatkan fitur-fitur lebih, maka kita harus mengeluarkan sejumlah uang untuk membayarnya.
Atau bisa juga digunakan untuk evaluasi terhadap suatu produk untuk menambahkan fitir-fitur tertentu yang lebih baik lagi. Shareware bisa juga sebagi bahan uji coba ketika kita ingin membeli suatu software, jika kita merasa cocok maka kita tidak akan ragu lagi membelinya.
5. Freeware.
Merupakan software yang mempunyai hak cipta yang gratis digunakan tanpa batas waktu. Atau dalam definisi lain disebutkan bahwa Freeware merupakan program yang didistribusikan gratis tanpa biaya tambahan.


Sumber :

  • http://fiqiagan.blogspot.co.id/
  • https://dosenit.com/ilmu-komputer/komputer-dasar/komputer-generasi-kedua
  • http://yopyrinaldi.blogspot.com/2009/11/sejarah-perkembangan-hardware-komputer.html
  • http://sarimuts93.blogspot.co.id/2012/10/artikel-perkembangan-hard-were-dan-soft.html 

TUGAS M12-M14 PENGANTAR BISNIS TEKNOLOGI INFORMASI

M12 Smart Contract di Indonesia Forum :  1. Baca jurnal yang ada pada materi, kemudian berikan saran untuk pengembangan sistem smart contrac...